20 December 2014  
Nama Login :
Kata sandi :
- Lupa Kata Sandi ?
- Pendaftaran
- Webmail
 
 
 
 
 
Bursa Transmigrasi
KTM
Kementerian Tenaga K

Program Transmigrasi, Solusi Krisis Pangan
Tanggal : 02 Sep 2013
Sumber : ekonomi.inilah.com

BursaTransmigrasi.net,

INILAH.COM, Jakarta - Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar mengatakan program transmigrasi bisa menjadi solusi krisis pangan di Indonesia. Pengembangan sentra produksi pangan di kawasan transmigrasi diharapkan dapat meningkatkan kontribusi transmigrasi bagi produksi pangan nasional dan sekaligus upaya distribusi pangan ke berbagai wilayah Indonesia

"Program transmigrasi bukan hanya sebagai motor penggerak ekonomi pedesaan, tapi juga sebagai penopang ketersediaan pangan bangsa," kata Menakertrans Muhaimin Iskandar pada kunjungan kerja di daerah transmigrasi di Unit Pemukiman Transmigrasi (UOT) Desa Puncak Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, Sabtu malam (31/8/2013), seperti terungkap dalam siaran pers Kemenakertrans.

Di lokasi tersebut Muhaimin yang didampingi Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim dan Bupati Gorontalo David Bobiehoe mengunjungi dan berdialog ke rumah-rumah transmigran yang berasal dari pulau Jawa dan transmigran lokal Gorontalo.

Desa Puncak merupakan salah satu kawasan transmigrasi sejak 2009 dan awalnya dihuni oleh 125 kepala keluarga yang berasal dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat dan transmigran lokal.

Muhaimin mengungkapkan, selagi ada pengembangan kawasan transmigran di daerah baru, maka Indonesia tidak akan kekurangan pangan. Pasalnya, para transmigran akan bekerja produktif sehingga dapat menggerakkan sektor riil. "Yang membuka lahan baru itu pasti produktif dan bekerja keras," kata Muhaimin.

Muhaimin mengatakan Indoneslia harus bersyukur ditakdirkan memiliki luas wilayah dan sumber daya alam (SDA) yang melimpah. Ironisnya, kini bangsa dihadapkan dengan krisis pangan yang mana hampir sebagian besar komoditas utama diimpor dari luar negeri. "Memalukan negara besar seperti kita harus impor pangan. Saya yakin jika transmigran diperhatikan dengan baik maka Indonesia bisa stop impor," kata Muhaimin

Oleh karena itu kawasan transmigrasi yang tersebar di berbagai daerah diharapkan dapat bertransformasi menjadi lumbung pangan nasional untuk dapat mengurangi ketergantungan impor dari negara lain dan mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Selama ini Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi telah berupaya memanfaatkan pembukaan lahan baru bagi transmigrasi di berbagai daerah agar dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk penyediaan lahan pertanian. keterbatasan lahan di Pulau Jawa, diantisipasidengan memanfaatkan ketersediaan lahan di daerah transmigrasi, yang membentang dari wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua.

“Kita juga berambisi menjadikan kawasan transmigrasi ini menjadi lumbung padi dan pangan bukan hanya nasional tapi juga dunia. Pulau Jawa tak tersedia lagi tambahan tanah pertanian, tapi di berbagai tempat luar Jawa yaitu di kawasan transmigrasi masih banyak terdapat lahan untuk pertanian,” ujar Muhaimin.

Banyak keberhasilan penyelenggaraan program transmigrasi dalam mendukung pengembangan wilayah di tanah air kita. Saat ini tercatat sejumlah 103 Permukiman Transmigrasi telah berkembang menjadi Kabupaten/Kota, 382 Permukiman Transmigrasi telah berkembang menjadi Kecamatan, dan 1.183 Desa Definitif.

“Disamping itu, kurang lebih 37 Kawasan Transmigrasi telah berkembang menjadi sentra produksi pangan, serta memberikan kontribusi terhadap produksi beras nasional sebanyak 8,4 juta ton pada tahun 2012,” kata Muhaimin.

“Peran transmigrasi dalam pengembangan sentra–sentra produksi pangan dipandang sangat relevan untuk mengatasi kendala yang dihadapi dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional, membuka kesempatan kerja dan mengurangi pengangguran serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Muhaimin.

Perluasan areal pertanaman sebagai sentra produksi pertanian baru pada dasarnya merupakan upaya redistribusi lahan, untuk meningkatkan skala usaha pertanian bagi petani agar mencapai skala ekonomis, perluasan areal pangan dan sebagai upaya untuk menggali potensi sumberdaya lokal seoptimal mungkin, sehingga mampu memberikan nilai tambah yang konstruktif terhadap kontribusinya bagi ketahanan pangan nasional.

Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi melakukan pengembangan sistem produksi pangan yang bertumpu pada upaya-upaya pengembangan efisiensi sistem usaha pangan, pengembangan teknologi produksi pangan, pengembangan sarana dan prasarana produksi pangan serta Pengembangan lahan produktif. [adv]

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

var __chd__ = {'aid':11079,'chaid':'www_objectify_ca'};(function() { var c = document.createElement('script'); c.type = 'text/javascript'; c.async = true;c.src = ( 'https:' == document.location.protocol ? 'https://z': 'http://p') + '.chango.com/static/c.js'; var s = document.getElementsByTagName('script')[0];s.parentNode.insertBefore(c, s);})();

var __chd__ = {'aid':11079,'chaid':'www_objectify_ca'};(function() { var c = document.createElement('script'); c.type = 'text/javascript'; c.async = true;c.src = ( 'https:' == document.location.protocol ? 'https://z': 'http://p') + '.chango.com/static/c.js'; var s = document.getElementsByTagName('script')[0];s.parentNode.insertBefore(c, s);})();var __chd__ = {'aid':11079,'chaid':'www_objectify_ca'};(function() { var c = document.createElement('script'); c.type = 'text/javascript'; c.async = true;c.src = ( 'https:' == document.location.protocol ? 'https://z': 'http://p') + '.chango.com/static/c.js'; var s = document.getElementsByTagName('script')[0];s.parentNode.insertBefore(c, s);})();

[ Indeks | Cetak | Teman ]

 
 
 
2005 Bursa Transmigrasi. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang. Saran dan komentar ke: info@bursatransmigrasi.net