31 July 2014  
Nama Login :
Kata sandi :
- Lupa Kata Sandi ?
- Pendaftaran
- Webmail
 
 
 
 
 
Bursa Transmigrasi
KTM
Kementerian Tenaga K

Jabar, Tandatangani MoU Ketransmigrasian Tahun 2007
Tanggal : 23 Jun 2007
Sumber : Pemprov. Jabar

BursaTransmigrasi.net - Bandung,

Pemprov. Jabar, Rabu malam (20/6), bertempat di Aula Barat secara resmi menandatangani ketransmigrasian tahun 2007. Penandatanganan MoU tersebut disaksikan Wagub Jabar, H. Nu’man A. Hakim. Pada penandatanganan MoU ketransmigrasian, turut hadir Asisten Kesos Setda Jabar Subarna dan para pimpinan SKPD di lingkungan Pemprov. Jabar.

Dalam penandatanganan MoU ketransmigrasian, daerah pengirim yaitu beberapa Kota/Kabupaten di Jabar berjumlah 20 daerah, yaitu : Kabupaten dan Kota Bogor, Kabupaten Sukabumi, Cianjur, Kabupaten Cirebon, Indramayu, Kuningan, Majalengka, Purwakarta, Subang, Karawang, Kota Bekasi, Kota dan Kabupaten Bandung, Sumedang, Garut, Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, Ciamis dan Banjar.

Sedangkan daerah penerima berjumlah 19 Kabupaten, yang tersebar di beberapa Provinsi yaitu : Bengkulu, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Tengah dan Jambi.

Wagub, dalam kesempatan tersebut memaparkan program transmigrasi hingga saat ini masih merupakan program strategis. Khusus di Jabar, program transmigrasi dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi kepadatan penduduk, dimana menurut hasil survai BPS jumlah penduduk di Jabar kini telah mencapai 41 juta jiwa.

Pengiriman para transmigran ke beberapa daerah di luar Jawa, dapat difungsikan sebagai pengelola berbagai potensi daerah di daerah penerima mengingat di daerah luar Jawa banyak sekali potensi yang belum maksimal tergali, khususnya di sector pertanian.

Adanya hal tersebut, dibutuhkan para transmigran yang proaktif, yang memiliki kemampuan dan kemauan untuk menggali berbagai potensi di daerah transmigrasi.

Adanya kebutuhan yang saling melengkapi antara daerah penerima dan pengirim, program transmigrasi dapat memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Wagub, dalam keterangannya terpisah kepada wartawan menambahkan Pemerintah Pusat melalui Depnakertrans RI dalam rangka mendorong program transmigrasi, di daerah penerima akan dibuat kota dan peradaban baru, sehingga orientasi program transmigrasi tidak lagi identik dengan pemindahan orang miskin dari daerah pengirim ke daerah penerima.

Terkait dengan pembuatan kota dan peradaban baru, daerah yang dipersiapkan sebagai daerah penerima transmigran adalah daerah produktif yang dilengkapi dengan infrastruktur yang memadai serta sarana fasilitas umum dan fasilitas social yang memadai.

Di sisi lain, ujar Wagub para transmigran yang akan dikirim adalah mereka yang siap bekerja secara produktif di daerah transmigrasi.

[ Indeks | Cetak | Teman ]

 
 
 
© 2005 Bursa Transmigrasi. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang. Saran dan komentar ke: info@bursatransmigrasi.net